Tips agar anak tak terus-menerus melakukan kesalahan secara berulang


Anak sering kali melakukan kesalahan, namun jangan dianggap anak melakukan kesalahan selalu secara sengaja, sering kali anak melakukan kesalahan karena memang ia tidak tahu bahwa apa yang ia lakukan memang salah. Anak memiliki rasa keingintahuan yang tinggi sehingga ia akan sering melakukan kesalahan karena ingin tahu apa yang akan terjadi jika ia melakukan sesuatu. sebagai orang tua pasti sudah menjadi tugas utama untuk memberi tahu dan mendampingi anak dalam masa keingin tahuan yang tinggi, sehingga kita mampu memberi tahu anak apa dampak dari hal yang ia lakukan. Cara-cara yang kamu bisa lakukan untuk mengatasinya diantaranya adalah komunikasi, komunikasi memang memegang peran penting dalam hal ini karena dengan penyampaian yang tepat anak dapat memahami apa yang sebaiknya ia lakukan dan yang tak boleh ia lakukan seperti yang dilansir dari kabar sumsel hari ini terbaru

Memberitahu dan sertakan alasan mengapa anak tak boleh melakukan sesuatu, selain memberitahukan alasan mengapa hal itu tidak boleh dilakukan cobalah memberi tahu apa yang memang sebaiknya dilakukan, seperti misalnya ketika anak membanting mainannya cobalah beritahu bahwa jika mainan tersebut dibanting maka mainannya akan rusak, dan jangan lupa berikan contoh bagaimana meletakkan mainan dengan baik. Ingatlah untuk selalu memberitahu alasan mengapa hal tersebut tidak boleh dilakukan agar anak mampu mencerna alasan dari hal yang dilarang darinya.

Selain hal di atas kamu juga harus mencontohkan apa yang sebaiknya dilakukan, tidak hanya komunikasi namun sikapmu juga akan menjadi contoh yang terekam dalam memori anak. Berikanlah contoh berulang mengenai hal yang benar dan beri kembali penjelasan apa yang akan terjadi jika kesalahan dilakukan, dengan memberikan contoh yang benar kepada sang anak, ia akan merasa lebih mudah untuk melakukannya dan ingatlah bahwa anak adalah peniru yang baik.

Jangan lupa untuk mendengarkan alasan kenapa anak melakukan hal tersebut, dengarkan hingga tuntas dan pahami apa yang ia rasakan lalu beritahu konsekuensi sebenarnya dari apa yang ia lakukan. Biarkan anak merasa dihargai dan tak merasa dihakimi, jangan semena-mena menyalahkan dan menghakimi anak dengan bahasa yang mampu menyakiti hatinya, biasanya anak hanya akan memberontak dan melakukan kesalahannya secara berulang jika terus menerus disalahkan.

Pengawasan anak setiap saat juga penting, ingatlah untuk memberikan waktu luang terhadap anak dan jangan terlalu banyak sibuk hingga mengabaikan sang anak, sering kali anak melakukan kesalahan yang sudah ia ketahui akibatnya hanya untuk menarik perhatian orang tua, jika anak mendapatkan perhatian yang cukup tentunya hal ini dapat diminimalisir terjadi. Karena jika anak merasa ia mendapatkan hanya ketika melakukan kesalahan ia akan melakukannya terus-menerus. Selain itu alasan mengapa anak melakukan kesalahan berulang juga ketika orang tua memberikan reaksi seakan anak melakukan hal yang lucu sehingga anak akan terus melakukannya untuk melihat orang tuanya bereaksi seperti itu lagi, seperti misalnya jika anak mencoret-coret mukanya, berusahalah bersikap tegas dan memberitahu bahwa hal itu tidak boleh dilakukan, bukan malah menertawakannya yang akan membuat anak merasa ia akan melakukannya lagi. Namun sekali lagi berusahalah untuk tidak melakukan kekerasan verbal maupun non verbal ketika anak melakukan kesalahan, gunakanlah bahasa yang baik sehingga anak mencerna apa yang kamu katakan, bukan malah melukai hatinya dan membuat anak menjadi seorang yang pembangkang.


Belum ada Komentar untuk " Tips agar anak tak terus-menerus melakukan kesalahan secara berulang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel